Cara Mengatasi Lantai Kamar Mandi Licin agar Lebih Aman Dipakai
Lantai kamar mandi yang terasa licin tidak selalu disebabkan jenis keramik. Lapisan sabun, lumut, air yang menggenang, dan cara membersihkan yang kurang tepat juga sering menjadi penyebab.
Panduan praktis yang bisa diterapkan sesuai kondisi rumah.
Kamar mandi merupakan area yang memang sering basah, tetapi lantainya tidak seharusnya terus terasa licin. Kondisi tersebut perlu diperhatikan terutama jika rumah dihuni anak-anak, orang lanjut usia, atau anggota keluarga yang mobilitasnya terbatas.
Cari Tahu Mengapa Lantai Menjadi Licin
Perhatikan apakah lantai licin hanya setelah mandi atau tetap licin setelah kering. Jika terasa licin meskipun tidak ada air, kemungkinan terdapat lapisan sabun, sampo, minyak tubuh, atau sisa bahan pembersih.
Nat dan sudut yang mulai kehijauan atau kehitaman juga dapat menandakan pertumbuhan lumut pada area yang terlalu lama lembap.
Bersihkan Lapisan Sabun secara Menyeluruh
Gunakan pembersih yang sesuai dengan jenis keramik, lalu sikat permukaan terutama di area dekat shower dan tempat sabun. Jangan beranggapan semakin banyak cairan pembersih semakin baik. Residu produk yang tidak dibilas dengan benar juga dapat meninggalkan lapisan licin.
Bilas dengan air bersih dan periksa kembali setelah permukaan mengering.
Pastikan Air Mengalir Menuju Floor Drain
Genangan kecil yang selalu muncul di titik yang sama dapat membuat permukaan lebih mudah berlumut. Perhatikan kemiringan lantai dan kondisi saluran pembuangan.
Jika air tidak mengalir karena floor drain tersumbat rambut atau kotoran, bersihkan saringan terlebih dahulu. Bila masalah berasal dari kemiringan lantai yang salah, perbaikannya biasanya membutuhkan pekerjaan teknis yang lebih besar.
Gunakan Sikat yang Tepat
Sikat dengan bulu cukup kaku dapat membantu membersihkan tekstur keramik dan garis nat. Hindari alat abrasif yang dapat merusak lapisan permukaan jika jenis keramik tidak cocok.
Selalu periksa petunjuk perawatan dari produsen keramik atau bahan pembersih sebelum mencoba produk yang kuat.
Jaga Kamar Mandi Lebih Cepat Kering
Setelah mandi, alirkan sisa air menuju pembuangan dengan wiper lantai jika diperlukan. Buka ventilasi atau jalankan exhaust fan sehingga kelembapan tidak bertahan terlalu lama.
Lantai yang lebih cepat kering biasanya lebih mudah dijaga dari lapisan licin dan bau lembap.
Keset Antiselip Bisa Membantu, tetapi Harus Dirawat
Pada area tertentu, keset atau alas antiselip dapat memberikan pijakan tambahan. Namun alas yang terus basah dan jarang dibersihkan justru dapat menjadi tempat kotoran menumpuk.
Pilih alas yang mudah diangkat, dicuci, dan dikeringkan. Jangan menutupi seluruh lantai jika hal tersebut menghambat aliran air.
Pegangan Dinding untuk Pengguna yang Membutuhkan
Jika kamar mandi digunakan orang lanjut usia atau seseorang yang membutuhkan dukungan saat berdiri, pegangan dinding yang dipasang dengan struktur penahan yang tepat dapat meningkatkan keamanan.
Jangan mengandalkan gantungan handuk atau aksesori biasa sebagai pegangan tubuh karena belum tentu dirancang menahan beban.
Kapan Keramik Perlu Dipertimbangkan untuk Diganti?
Jika permukaan memang sangat licin sejak awal dan berbagai perawatan tidak banyak membantu, penggunaan keramik dengan karakter permukaan yang lebih sesuai untuk area basah dapat dipertimbangkan saat renovasi.
Pekerjaan renovasi lantai harus tetap memperhatikan waterproofing, kemiringan, dan saluran pembuangan agar masalah baru tidak muncul.