Beranda › Dapur
Panduan Dapur

Cara menata bawah wastafel supaya nggak jadi gudang dadakan

Area bawah wastafel sering berakhir jadi tempat semua barang pembersih dilempar begitu saja. Padahal ruang ini bisa jauh lebih berguna kalau dibagi dengan sederhana.

10 Agustus 2026 · sekitar 5 menit baca
Penataan ruang bawah wastafel dengan wadah terpisah
Contoh penataan untuk membantu membayangkan solusi sebelum mengubah ruang.
Mulai dari yang ada dulu. Nggak semua masalah rumah harus selesai dengan belanja. Coba bereskan dan atur ulang dulu, baru tambah perlengkapan kalau memang masih dibutuhkan.
01

Kosongkan semuanya dulu

Penataan ruang bawah wastafel dengan wadah terpisah — contoh untuk langkah 1

Keluarkan botol, spons cadangan, kantong plastik, dan barang lain. Buang kemasan kosong dan pindahkan barang yang sebenarnya nggak ada hubungannya dengan area cuci.

02

Sisakan ruang untuk pipa

Penataan ruang bawah wastafel dengan wadah terpisah — contoh untuk langkah 2

Jangan memaksa seluruh ruang terisi. Area di sekitar pipa perlu tetap mudah dilihat kalau suatu hari ada rembesan.

03

Kelompokkan cairan pembersih

Penataan ruang bawah wastafel dengan wadah terpisah — contoh untuk langkah 3

Taruh produk sejenis dalam satu keranjang atau wadah. Kalau ada tumpahan, membersihkannya juga lebih gampang.

04

Gunakan pintu kabinet kalau memungkinkan

Penataan ruang bawah wastafel dengan wadah terpisah — contoh untuk langkah 4

Bagian dalam pintu sering kosong. Gantungan ringan bisa dipakai untuk kain lap atau sarung tangan tanpa memenuhi lantai kabinet.

05

Jangan simpan stok berlebihan

Penataan ruang bawah wastafel dengan wadah terpisah — contoh untuk langkah 5

Kalau ruang kecil, satu stok cadangan biasanya cukup. Terlalu banyak botol justru membuat barang lama terlupakan di belakang.

Baca juga

Cara sederhana bikin dapur kecil terasa lebih lega →Kalau perlu rak tambahan, pilih yang ukurannya pas →Barang sederhana yang memang berguna di rumah →